Postingan

Belajar Bikin Blog!!

Gambar
  Assalamu’alaikum teman-teman!!                 Di blog kali ini, aku bakal ulas salah satu ekskul yang cukup populer di SMA TERPADU AL-QUDWAH (SMATA), yakni ekskul blogger!! Sebelumnya, buat kalian yang belum tau, apa sih blog itu?? Blog adalah website atau jurnal online yang memuat beragam informasi seperti artikel, foto, atau video, yang selalu diperbarui secara rutin. Pengertian blog sendiri adalah “web log”, yang berarti tempat untuk menyimpan “log” informasi di website, yang dilakukan oleh blogger. Sedangkan blogger adalah orang yang membuat atau memiliki dan mengelola blog, membagikan pandangan serta perspektif kepada audiens untuk tujuan pribadi maupun bisnis. Ekskul blogger di SMATA ini diadakan untuk mewadahi siswa yang ingin belajar membuat blog. Peminatnya gak hanya dari penggiat literasi saja, tapi juga siswa yang gak mau kalah mengaplikasikan teknologi supaya lebih bermanfaat. Pembimbingnya sendiri merupakan guru yang mahir di bidangnya. Pak Padil, merupakan blogg

Sedikit Tentang SMATA

Gambar
  Assalamu'alaikum, gaiss!     Ada yang udah tau belum, SMATA itu apa? That's right! SMA TERPADU AL-QUDWAH, atau yang akrab disebut SMATA ini adalah sekolah unggulan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Sekolah islam yang berada di bawah naungan yayasan Islam Qudwatul Ummah, telah banyak menoreh prestasi di ajang lomba JSIT, OSN, KSN, atau pun FLS2N.       Kamu juga bisa tau lebih dekat dengan SMATA lewat buku-buku yang para siswa dan guru di sekolah ini buat, keren kaann?? Buku-buku yang bisa jadi perantara ta'aruf kamu sama SMATA, antara lain; Gulali Guru, Schoolmatte 1, Schoolmatte 2.   Okeey.. sedikit dulu ulasan kita kali ini. Walaupun sedikit, semoga minimal bisa memberi gambaran yaa.. Terimakasih pembaca!!
T̾R̾I̾M̾A̾K̾A̾A̾S̾S̾S̾I̾I̾I̾H̾H̾ R̾I̾D̾H̾O̾ _ⓢⓐⓝⓣⓐⓘ_ "Kok bisa kompak sekelasan gini, kenapa ya?? Ada yang bisa jawab?" Tanya Umi dengan nada mengolok-olok, masih dengan suara yang lembut. Heran bercampur senyum ekspresi Umi saat terus mencecar kami dengan pertanyaan yang sama. "Dududududu..." Niken bersenandung asal-mendelikkan mata ke atas. "Kenapa ken??" Umi masih bingung belum saja ada yang jawab. "Eh, enggak mi" "Hmm, jadi gini.." Ryo menyentak suaranya, mengambil alih perhatian Umi dari Niken, nada nya khas anak meme. "Gk jadi deh mi, haha-hahahahah" "Ih apaan sih gk jelas" Sengot Yasmin, matanya memicing sekilas ke arah Ryo lalu melesat memandang mejanya lagi. "Ya kan kita tuh harus kompak mi, susah senang sama sama" Makin keluar naluri deh pembahasannya, Ridho bermuka serius-mengerutkan alis saat menjelaskannya. "Iya mii,, kita dapet jawabannya dari Ridho" Aisyah menambahkan, dia m
Gambar
Selasa, 18 Feb-2020          T̾R̾I̾M̾A̾K̾A̾A̾S̾S̾S̾I̾I̾I̾H̾H̾ R̾I̾D̾H̾O̾ _ⓚⓞⓝⓨⓞⓛ_ Jam Mapel Arabic— "Assalamualaikum" Lembut sapaan Umi Risa ke seisi kelas, suaranya pelan tak kan mungkin terdengar jika kami mengobrol, anggunnya Umi selalu berhasil membuat suara kami senyap, "Waalaikumussalam" Jawab kami pelan namun serentak. "Ayo berdo'a dulu" Seru Umi. "Duduk siap" Harusnya Ryo sebagai KM yang memimpin, namun kali ini Fathan yang duduk tepat di kursi paling depan-posisi paling tengah menghadap papan tulis. Kami spontan menyahut, "Siap" "Sebelum belajar mari kita baca doa, baca doa dalam hati, mulai" Semua tertunduk dengan khusyuk mengirim doa~ "Selesai, memberi salam" "Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh" Kali ini Umi Risa yang menjawab "Waalaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh" Ada jeda setelah kalimat itu, sembari Umi meletakkan buku-buku kami yang pekan kemarin di
Alqud School  (ू•ᴗ•ू❁)      Sebelum aku mulai menulis dan membagikan pengalaman ku di AQ2 School, —familiarnya Alqud School— ada latar belakang yang menjadi awal cerita tak terduga. Seperti novel, aku saja tak menyangka tentang realita yang tak sesuai bayang ilustrasi ku saat awal memasuki alqud, ku fikir akan seperti sekolah biasa. Kami —aku dan teman-teman— tak pernah menebak sesuai kenyataan tentang cara kami mendapat masalah dan mengakhirinya.           Blog ini akan kubuat untuk ku kenang. Semuanya akan dikenang, tentang aku yang mengalami menjadi siswi yang ikut merintis. Mendengar isu-isu aneh masyarakat tentang kami dan sekolah kami, entah itu yang benar, yang salah paham, atau bahkan yang diada-adakan.          Semua masalah di masa rintis, yang semakin hari semakin berat, semakin pula mendewasakan kami secara berfikir maupun mental. Sudut pandang yang beraneka ragam setiap kali diskusi di pelajaran PKN, cara kami bercanda menabur tawa tanpa memedulikan gengsi. Semuan